Nasional ยท 13 Jan 2026 05:09

Pemerintah Nagan Raya Targetkan Rampungnya 609 Unit Hunian Sementara Sebelum Ramadhan 2026

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, tengah memacu pembangunan 609 unit hunian sementara (huntara) untuk para pengungsi korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, menegaskan bahwa proyek tersebut ditargetkan selesai sebelum memasuki bulan suci Ramadhan tahun ini, guna memberikan tempat tinggal yang layak bagi ribuan warga terdampak.

Upaya pembangunan huntara ini merupakan respons atas bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan tersebut, yang menyebabkan kerusakan parah pada sekitar 85 persen rumah penduduk, fasilitas umum, dan infrastruktur. Akibatnya, ribuan warga terpaksa mengungsi dan tinggal di tenda pengungsian yang dinilai kurang memadai, terutama menjelang bulan Ramadhan.

Menurut Bupati Teuku Raja Keumangan, pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan bahwa hunian sementara ini dapat segera ditempati para pengungsi agar mereka dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih nyaman dan khusyuk. Pemerintah daerah juga akan bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi selama mereka tinggal di huntara tersebut.

Pada awal Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah mengajukan permohonan pembangunan 609 unit huntara kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia. Rincian lokasi pembangunan huntara tersebut meliputi Desa/Gampong Blang Meurandeh sebanyak 91 unit, Gampong Kuta Teungoh 222 unit, Gampong Babah Suak 166 unit, dan Gampong Blang Puuk 130 unit.

Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang merupakan wilayah yang paling terdampak oleh banjir bandang tersebut. Kerusakan yang meluas pada hunian dan fasilitas publik menyebabkan kebutuhan mendesak akan hunian sementara. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan pembangunan huntara agar pengungsi dapat segera menempati hunian yang layak.