Nasional ยท 06 Jan 2026 13:49

Tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Sampang Berhenti Beroperasi Akibat Kendala Pendanaan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diimplementasikan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menghadapi hambatan operasional setelah tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilaporkan berhenti beroperasi. Kejadian ini mengakibatkan gangguan distribusi makanan bergizi ke sejumlah sekolah dasar di wilayah tersebut.

Sudarmanto, Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Program MBG Sampang, mengungkapkan bahwa laporan terbaru dari tim lapangan Satgas menyebutkan adanya tujuh SPPG yang tidak lagi menjalankan kegiatan distribusi makanan ke sekolah. Dari total 81 SPPG yang diaktifkan sejak program dimulai, kini hanya tersisa 74 unit yang masih beroperasi secara aktif.

Penyebab utama penghentian operasional tujuh SPPG ini disebabkan oleh keterbatasan modal. Dana yang menjadi sumber pembiayaan kegiatan tersebut berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN), namun pencairan anggaran tersebut belum dilakukan, sehingga pengelola SPPG harus mengandalkan dana mandiri yang terbatas untuk menjalankan operasional dapur MBG.

Menurut Sudarmanto, pihak Satgas telah menginformasikan kondisi ini kepada sekolah-sekolah yang menjadi sasaran distribusi makanan dari SPPG yang berhenti tersebut. Selain itu, kasus ini juga telah dilaporkan kepada Kodim 0828 Sampang, BGN, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan perhatian dan solusi yang diperlukan.

Lebih lanjut, Sudarmanto menjelaskan bahwa prosedur pencairan dana dari pemerintah pusat tidak dilakukan di awal pelaksanaan program, melainkan setelah program berjalan. Hal ini mensyaratkan penyelenggara memenuhi persyaratan formal dan administratif tertentu agar dana dapat dicairkan. Jika persyaratan tersebut tidak terpenuhi, maka dana tidak dapat disalurkan, sehingga menghambat operasional SPPG.