Pemprov DKI Jakarta Dukung Inovasi Ruang Interaksi Melalui Kolaborasi MRT Jakarta dan Tahilalats
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungannya terhadap pengembangan ruang interaksi masyarakat melalui peluncuran toko hasil kolaborasi antara MRT Jakarta dan industri kreatif lokal, Tahilalats, yang berlokasi di Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama baru sekaligus memperkuat ekosistem kreatif di ibu kota.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini merupakan langkah nyata dalam mengembangkan kota Jakarta menjadi lebih inklusif dan berdaya saing. Menurutnya, MRT Jakarta tidak hanya berperan sebagai moda transportasi utama, tetapi juga sebagai ruang publik yang strategis untuk berinteraksi dan berkreasi.
Data penggunaan MRT Jakarta menunjukkan tren positif dalam peningkatan jumlah penumpang. Pada Desember 2025, rata-rata jumlah pengguna MRT mencapai 141.872 orang per hari. Khusus di Stasiun Dukuh Atas BNI, tercatat sebagai stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi, mencapai hampir 781.000 penumpang dalam sebulan. Hal ini menegaskan posisi Dukuh Atas sebagai simpul utama yang menghubungkan berbagai moda transportasi publik di Jakarta.
Rano Karno berharap bahwa kolaborasi dengan Tahilalats dapat menghasilkan karya-karya kreatif yang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, tetapi juga dapat dikenal lebih luas oleh publik. Ia menilai sinergi antara penyedia transportasi publik dengan pelaku industri kreatif lokal merupakan contoh bagaimana sektor publik dan kreatif dapat tumbuh bersama demi kemajuan kota.
Selain menjadi sarana mobilitas, MRT Jakarta melalui kolaborasi ini berupaya menghadirkan nilai tambah yang memperkaya pengalaman para pengguna dan pengunjung stasiun. Kehadiran Tahilalats Station diharapkan menjadi ruang interaksi yang tidak sekadar fungsi komersial, melainkan juga sebagai wadah ekspresi dan apresiasi karya anak bangsa.