Nasional ยท 05 Jan 2026 05:10

Banjir Bandang Melanda Pulau Siau: Dampak dan Upaya Penanganan di Kabupaten Sitaro

Pada Senin dini hari, Pulau Siau yang terletak di Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengalami bencana banjir bandang yang melanda beberapa permukiman. Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba, menyebabkan kepanikan di kalangan warga dan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur serta akses jalan di daerah terdampak.

Banjir bandang melanda Kelurahan Bahu di Kecamatan Siau Timur, serta Kampung Peling Sawang dan Kampung Paseng di Kecamatan Siau Barat. Menurut keterangan dari warga setempat, peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 03.00 WITA saat banyak warga masih tertidur. Air yang datang secara mendadak membawa material lumpur, batu, dan kayu, sehingga memicu kepanikan dan upaya penyelamatan diri oleh masyarakat.

Salah satu warga Kelurahan Bahu, Bella Malumbot (27), menggambarkan bagaimana air meluap dengan cepat dan menyeret lumpur, membuat warga harus segera mencari tempat aman. Sementara itu, Meriko Maneghe, seorang warga berusia sekitar 50-an tahun, juga menyampaikan kesaksiannya mengenai cepatnya banjir yang menerjang permukiman mereka.

Pemerintah daerah bersama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), aparat terkait, dan masyarakat lokal segera melakukan evakuasi terhadap korban yang mengalami luka-luka. Selain itu, tim gabungan juga aktif melakukan pencarian terhadap warga yang belum ditemukan pascabanjir. Kondisi akses jalan yang tertutup oleh material lumpur dan kayu menyulitkan proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Pihak berwenang terus memantau situasi dan berupaya memastikan keselamatan warga terdampak. Bantuan darurat sedang disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban. Hingga kini, belum terdapat informasi resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun kerugian materiil yang dialami akibat banjir bandang ini.