Ekonomi ยท 09 Jan 2026 11:29

Direktur Utama Pertamina Bahas Insentif Merger Tiga Anak Usaha dengan Menteri Keuangan

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan Jakarta pada Jumat, 9 Januari 2026. Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan insentif yang berkaitan dengan rencana penggabungan tiga anak usaha Pertamina yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS).

Simon menjelaskan bahwa rencana integrasi bisnis hilir Pertamina tersebut bertujuan untuk menyatukan kegiatan operasional di sektor kilang, distribusi, dan logistik menjadi satu entitas yang lebih efisien. Integrasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar unit usaha sehingga mendukung strategi bisnis perusahaan secara keseluruhan.

Dalam pertemuan tersebut, Simon mengonfirmasi bahwa insentif merupakan salah satu topik penting yang dibahas. Meski demikian, ia tidak merinci bentuk insentif yang diajukan, hanya menyatakan bahwa pembahasan mengenai keringanan dalam proses merger menjadi bagian dari agenda diskusi dengan Menteri Purbaya.

Awalnya, Pertamina menargetkan penggabungan ketiga anak usaha tersebut dapat selesai pada 1 Januari 2026. Namun, hingga saat ini proses merger tersebut masih dalam tahap penyelesaian. Proses integrasi ini mendapat pengawalan dari Danantara Indonesia yang bertugas membantu Pertamina dalam menyederhanakan operasional bisnis hilir yang meliputi sektor komersial dan perdagangan, kilang, serta logistik.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, sebelumnya menyampaikan bahwa upaya streamlining ini merupakan arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Tujuannya adalah untuk mencapai swasembada energi nasional sekaligus mengurangi kompleksitas operasional perusahaan.